Tiffy merilis ‘Nikmat MU’ di bulan ramadhan

Jelang ramadhan, penyanyi belia Tiffany Kenanga Mandalawangi merilis single religi bertajuk ‘Nikmat-MU’.

LAGU anak-anak di Indonesia tenggelam setelah berlalunya era Sherina, Trio Kwek-Kwek, dan Tasya.
Penyanyi anak tersebut memang beranjak remaja dan tak lagi rekaman lagu anak, karena harus menyesuaikan diri dengan umur.  Melihat minimnya lagu anak-anak, Tiffany – penyanyi pendatang baru berusaha untuk tampil mengisi kekosongan penyanyi belia. “Saya berusaha untuk mengekspresikan kemampuan saya dalam menulis dan menciptakan lagu.
Alhamdulillah, akhirnya bisa terwujud menjadi sebuah lagu,” kata Tiffany yang lebih akrab dipanggil Tiffy kepada The 1st Times di Jalan Ampera Raya No. 21 Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7).

Lagu yang dirilis Tiffy punya arti penting dalam hidupnya, apalagi single ini berhubungan dengan nilai-nilai religi yang kental.  Terutama menyangkut hubungan manusia dengan Sang Khalik. “Saya mencoba berbicara lewat syair lagu, sehingga bisa menyentuh nurani kita semua. Terutama menyangkut nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah SWT kepada kita yang patut disyukuri,” terangnya.  Bungsu empat bersaudara pasangan Aria Abiasa dan Salma Dian Priharjati ini sudah menyiapkan single lain, setelah ‘Nikmat-MU’ beredar di pasaran, antara lain ‘Sahabat’, ‘Menjadi Bintang’, ‘Aku Suka Musik’.

Selain lagu religi, saya juga sudah menyiapkan tembang ber-genre pop. Ini menandakan bahwa saya bisa membawakan lagu apa saja. Karena momen terdekatnya ada di bulan Ramadhan, maka saya utamakan yang religi dulu,” tuturnya. Rupanya kemahiran Tiffy dalam bernyanyi dan menciptakan lagu membuat artis Zaskia Adya Mecca terpesona. Istri sutradara Hanung Bramantyo ini langsung mengambil kesempatan dengan meminang Tiffy sebagai penyanyinya. “Insya Allah saya punya feeling Tiffy bakal menjadi top di kemudian hari, apalagi dengan single religi,” ungkap Zaskia sebagai produser.

 

Tiffy releases ‘Nikmat-MU’ in Ramadhan

Near Ramadhan, a young singer named Tiffany Kenanga Mandalawangi, releases a religious single entitled ‘Nikmat-MU’.

SONGS for children in Indonesia dissappeared after the passing era of Sherina, Trio Kwek-Kwek, and Tasya.
Those child singers are growing up and no longer record children song because they must consider their ages.
Knowing that the number of songs for children is only a few, Tiffany – a new singer – tries to fill the gap.
I try to express my skill in writing and composing songs. Thanks God, finally I can create a song,” said Tiffany,
which is known as Tiffy, to The 1st Times on Jalan Ampera Raya No. 21 Kemang, South Jakarta, on Saturday (14/7).

The song she releases have important meaning in her life, moreover the single has thick religious content, particularly regarding the relationship between human and God.  “I try to speak through a song, hence it can touch our consciences in regards to the blessing and fortunate that Allah SWT has give to us, which we should be thankful for,” she explained.
The last child of four siblings of Aria Abiasa and Salma Dian Priharjati has prepared another singles after
‘Nikmat-MU’ has made it into the market, such as ‘Sahabat’, ‘Menjadi Bintang’, ‘Aku suka musik’.

Besides religious songs, I have also prepared pop song. This indicates that I can sing any kind of songs, because
the nearest moment is Ramadhan, hence I prioritize the religious ones,” she said.
Apparently, Tiffany’s skill in composing and singing a song charms Zaskia Adya Mecca. The wife of director Hanung
Bramantyo directly took the chance by proposing Tiffy as her singer. “Insya Allah (God Willing), I have a feeling
that Tiffy will be a top singer in the future. singing religious singles,” says Zaskia as a producer.

 

MENDUKUNG TIFFY

Aria Abiasa, Artis

SELAKU orangtua, saya mendukung penuh keinginan Tiffy. Apalagi ia berusaha melakukan dakwah lewat lagu, dan
momennya tepat menjelang bulan Ramadhan. Saya tidak pernah melarang ataupun sebaliknya menyuruh Tiffy untuk begini
begitu. Biar saya Tiffy berbuat sesuai dengan hatinya, jika itu hal positif saya rasa semua orangtua pasti
memberikan support. Contohnya, ketika Tiffy mengenakan jilbab, kita mendukungnya.
Padahal kita tidak pernah menyuruhnya menggunakan jilbab. Ia juga sekolah di sekolah swasta umum.

 

 

(source  : The 1st Times newspaper)

Dengan label:
Tersimpan di News