Tabloid Gaya Hidup Sehat “Kejutan Totok Aura Bersama Dian Kenanga Salon”

Buat sebagian besar, perempuan memanjakan diri di spa adalah sebuah kemewahan. Bukan harga yang menjadi masalah, melainkan ketersediaan waktu. Bersama acara rutin Tabloid Gaya Hidup Sehat, Me Time, para perempuan dimanjakan dengan perawatan totok aura di Dian Kenanga Salon setelah berbincang seru dengan Salma Dian Priharjati.

– Diyah Triarsari

 

Selasa sore, 22 Mei, setelah long weekend, kemacetan Jakarta menjadi-jadi. Kendati demikian, kemacetan tidak menyurutkan semangat para perempuan untuk mengikuti acara Me Time yang kali ini diadakan di Dian Kenanga, sebuah pusat totok aura di Pejaten, Jakarta Selatan.
Tampil sebagai pembicara utama adalah Salma Dian Priharjati, pelopor totok aura di Indonesia. Salma Dian yang awet langsing dan ayu itu membuka kisah soal totok aura.

“Aura adalah energi yang sangat dinamis yang melingkupi tubuh. Naik turunnya aura bergantung hal dominan yang dialami diri kita. Tidur lelap selama enam jam memberi dominasi energi positif dalam tubuh. Orang tak bisa melihat, tetapi bisa merasakan energi positif ini karena tercermin di tubuh bioplasmik,” papar Dian.

Totok aura adalah teknik penotokan yang digabung dengan energi prana yang dialirkan dari tangan terapis.
Untuk itu, terapis harus secara teratur melakukan olah energi pernapasan. Totok aura mencakup semua jalur energi yang ada di tubuh.

Sebagaimana diketahui dalam ilmu akupuntur ada 14 jalur energi yang berhubungan dengan kinergi organ di tubuh. Totok Aura bekerja mengembalikan formal ideal kerja organ, sehingga tubuh kembali sehat. Tujuan utamanya memang kesehatan, tetapi kita bisa mendapat bonus seperti kulit jadi lebih kinclong,” tutur Dian, yang juga menguasai ilmu akupuntur dan olah energi.

 

PERCANTIK ENERGI

 

 

Teknik penotokan bukan asal kencang, tetapi mengandalkan ketepatan mengenai titik-titik akupuntur.
Tidak menggunakan tangan kosong saja, tetapi ada bio energi yang dialirkan. Tak heran, ketika satu bagian tubuh ditotok, aliran energi juga dirasakan di bagian lain tubuh,” papar Dian. Dalam keadaan tertentu, tangan terapis yang menyalurkan bio energi itu terasa panas di tubuh klien. Banyak manfaat yang diperoleh berkat rutin perawatan totok aura. Kantong mata yang menggangu bisa disamarkan. Keluhan migrain, vertigo, sinusitis bisa juga dikurangi.

Bagus juga untuk memulihkan diri sehabis operasi asalkan luka operasi sudah sembuh,” imbuhnya.
Mbak Dian, apakah ibu hamil dan menyusui boleh totok aura?” Demikian pertanyaan yang tercetus saat sesi tanya jawab.
Menurut Dian, totok aura justru cocok untuk ibu hamil dan menyusui. Pasalnya, ibu hamil berada dalam keadaan tidak seimbang hormonnya. Ketidak seimbangan itu yang diperbaiki oleh totok aura. Ibu menyusui juga bisa memberikan ASI lebih baik karena payudaranya ditotok aura.
Selesai tanya jawab, ada kejutan menarik dari Dian buat semua peserta. Masing-masing peserta dijemput oleh seorang terapis untuk merasakan totok aura di Dian Kenanga. Shahnaz, seorang mahasiswi, mengaku sangat senang bisa merasakan nikmatnya totok aura. “Apalagi tempatnya di spa seperti ini,” ujar gadis yang datang bersama sahabat-sahabat dekatnya itu.

Ia bisa merasakan sendiri perbedaan yang terjadi pada kulitnya. “Kulitku langsung terlihat lebih kinclong,” katanya sumringah.
Selain merasakan jadi lebih cantik karena totok aura, Wina mengaku belajar banyak soal kecantikan rohani dari Dian.
Mbak Dian mengingatkan kita untuk mempercantik tingkat energi dengan memperbaiki hubungan dengan Tuhan, juga banyak berbagi karena berbagi tidak mengurangi jatah rezeki, umur, kesehatan, dan kecantikan kita,” katanya. Ia berjanji akan datang lagi di acara Me Time Tabloid GHS berikutnya.

sumber : Tabloid Gaya Hidup Sehat Ed. 01-07 Juni 2012
(dengan editing seperlunya)

Dengan label:
Tersimpan di News